KARIMUN – Diklat Pembuatan Business Plan bagi calon penerima manfaat (PM) Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA Meral berlangsung interaktif. Sebanyak 10 calon penerima manfaat mengikuti kegiatan yang digelar di Kantor KUA Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dihadiri Kepala KUA Kecamatan Meral, Mukhlis, S.Ag., M.S.I., dan Penyuluh Pendamping Gustiara, S.Sos., serta pegawai KUA setempat.
Seluruh calon penerima manfaat mengikuti kegiatan dengan antusias. Suasana semakin interaktif dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan peserta selama pemaparan materi, khususnya terkait bagaimana menyusun perencanaan usaha dan mengembangkan usaha yang mereka jalankan.
Materi Business Plan dirancang oleh tim LAZ BATAM dan disampaikan oleh Gustiara, S.Sos., selaku Penyuluh Pendamping KUA Kecamatan Meral. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan usaha, penyusunan kebutuhan modal dan anggaran, serta strategi pengembangan usaha.
Tidak hanya menerima materi, para calon penerima manfaat juga diarahkan untuk menyusun Business Plan sesuai dengan usaha masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat membantu mereka lebih memahami kondisi usaha, kebutuhan pengembangan, serta peluang yang dapat dimanfaatkan ke depan.
Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, mengatakan bahwa penyusunan Business Plan merupakan bagian penting sebelum bantuan modal usaha disalurkan.
“Harapan kita, bantuan yang nantinya diberikan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi benar-benar menjadi modal produktif untuk mengembangkan usaha. Karena itu, perencanaan usaha sangat penting agar modal yang diberikan dapat dikelola dengan baik, berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar Syarifuddin.
Ia juga berharap para calon penerima manfaat dapat membangun jaringan, mencari mitra, meningkatkan pemasaran dan membuka akses pasar yang lebih luas sehingga usaha yang dijalankan dapat tumbuh dan berkembang.
Kegiatan diklat ini masih merupakan tahap pembekalan dan persiapan, sehingga bantuan modal usaha belum dicairkan. Business Plan yang disusun para calon penerima manfaat menjadi salah satu tahapan persyaratan sebelum proses pencairan bantuan.
Bantuan nantinya akan disalurkan oleh LAZ BATAM secara bertahap sesuai dengan tahapan dan mekanisme Program PEU KUA. Program ini merupakan program pemberdayaan ekonomi umat yang digagas Kementerian Agama dengan melibatkan lembaga zakat sebagai mitra dalam penyaluran dana zakat untuk usaha produktif masyarakat.
Melalui program ini, 10 calon penerima manfaat di Kecamatan Meral diharapkan mampu mengembangkan usaha yang telah dijalankan, meningkatkan pendapatan keluarga, dan secara bertahap membangun kemandirian ekonomi.


