Batam, 27 September 2025 — Lembaga Amil Zakat (LAZ) BATAM kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat hinterland dengan menggelar kegiatan pengobatan gratis serta pemberian susu bagi ibu hamil dan bayi.
Kegiatan ini dipusatkan di Pulau Air Mas dan diikuti pula oleh masyarakat dari dua pulau sekitar, yaitu Pulau Selat Desa dan Pulau Kubung.

Dalam pelaksanaannya, tim medis dari Puskesmas Kabil turut hadir memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi gizi, serta edukasi pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak. Selain pelayanan medis, LAZ BATAM juga membagikan biskuit dan susu kepada sekitar 50 anak-anak di Pulau Air Mas dan Pulau Selat Desa sebagai bentuk perhatian terhadap pemenuhan gizi anak usia dini.

Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, yang hadir bersama para pegawainya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah pesisir serta memastikan ibu hamil dan bayi mendapatkan asupan gizi yang baik meski tinggal di daerah terpencil.

“Kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu fokus perhatian kami. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat di pulau-pulau tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkesinambungan,” ujar Syarifuddin.

Masyarakat pulau,  menyambut gembira kegiatan ini. Mereka berharap program serupa dapat terus diadakan secara rutin.
Melalui kegiatan sosial dan dakwah ini, LAZ BATAM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi kesejahteraan umat, terutama di wilayah kepulauan yang masih terbatas akses kesehatannya.

Sebagai penutup, Ketua LAZ BATAM juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program sosial dan dakwah melalui partisipasi nyata dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui LAZ BATAM KEPRI. Dukungan umat menjadi kekuatan utama agar kegiatan kemanusiaan dan pelayanan masyarakat seperti ini dapat terus berlangsung dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.