BATAM – Enam mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HESy) STAI Ibnu Sina Batam yang sedang melaksanakan program praktikum di LAZ BATAM turut terlibat secara aktif dalam pelaksanaan Program Sebar Hewan Qurban hingga ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Provinsi Kepulauan Riau.

Program Sebar Hewan Qurban yang dilaksanakan LAZ BATAM pada H-1 Iduladha, tepatnya 26 Mei 2026, menjangkau 12 pulau yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap distribusi hewan qurban. Hewan qurban didistribusikan dalam kondisi hidup agar masyarakat setempat dapat melaksanakan penyembelihan secara mandiri pada Hari Raya Iduladha.

Mahasiswa HESy STAI Ibnu Sina, di antaranya Suprizal Putra dan Syahril Fuadi, terlibat langsung dalam proses distribusi hewan qurban ke berbagai pulau, mulai dari Pulau Seraya Bawah, Pulau Mengkada, Pulau Air, Pulau Seraya, Pulau Kampung Baru, Pulau Tebing Tinggi, hingga pulau-pulau terluar seperti Pulau Abang dan Pulau Petong.

Dalam perjalanan usai mendistribusikan hewan qurban ke wilayah kepulauan, Suprizal Putra bersama tim LAZ BATAM berkesempatan bertemu dengan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di salah satu rumah makan di kawasan pesisir. Pada kesempatan tersebut, tim LAZ BATAM menyampaikan pelaksanaan Program Sebar Hewan Qurban yang menjangkau berbagai wilayah 3T dan pulau-pulau terluar di Kepulauan Riau.

Gubernur Kepulauan Riau memberikan apresiasi atas inisiatif LAZ BATAM yang secara konsisten mendistribusikan hewan qurban hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Program tersebut dinilai mampu menghadirkan kebahagiaan Hari Raya Iduladha bagi masyarakat kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap hewan qurban.

Program Sebar Hewan Qurban LAZ BATAM tahun ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Salah satu pequrban yang berpartisipasi adalah Kapolda Kepulauan Riau yang mempercayakan penyaluran dua ekor kambing melalui LAZ BATAM KEPRI. Hewan qurban tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah kepulauan dan daerah 3T.

Tidak hanya terlibat dalam distribusi hewan hidup, para mahasiswa juga ikut serta dalam proses penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan di halaman Kantor LAZ BATAM pada Hari Raya Iduladha. Sebanyak tiga ekor sapi dan empat ekor kambing disembelih dan selanjutnya didistribusikan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, seperti panti asuhan, rumah tahfizh, masyarakat yang tinggal di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, masyarakat yang bermukim di rumah-rumah liar, serta penerima manfaat lainnya.

Pada Sabtu, 30 Mei 2026, keenam mahasiswa tersebut kembali terlibat dalam pendistribusian daging qurban yang telah diolah menjadi rendang. Program ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat kepulauan dan komunitas Suku Laut yang tersebar di sejumlah pulau.

Putri Kamila R dan Rachel Attahira bersama tim LAZ BATAM mendistribusikan rendang qurban ke Pulau Caros. Mereka mengaku terharu melihat antusiasme dan kebahagiaan masyarakat saat menerima rendang qurban. Setelah menyelesaikan distribusi di Pulau Caros, tim melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kampung Baru Galang untuk menyalurkan rendang kepada warga setempat.

“Alhamdulillah, kami sangat senang bisa melihat langsung kebahagiaan masyarakat saat menerima rendang qurban. Bagi sebagian warga kepulauan, kehadiran program ini menjadi momen yang sangat dinantikan setiap tahunnya,” ujar Putri Kamila.

Di lokasi lain, Suprizal Putra dan Asyima Hilda L bersama tim LAZ BATAM menempuh perjalanan sekitar tiga jam dari Kota Batam menuju Pulau Teluk Nipah yang dihuni oleh komunitas Suku Laut. Sebelum distribusi rendang dilakukan, Suprizal memberikan bimbingan rohani dan penguatan akidah kepada masyarakat setempat yang mayoritas merupakan muallaf. Setelah kegiatan di Teluk Nipah selesai, tim melanjutkan perjalanan ke Pulau Nanga untuk menyalurkan rendang qurban kepada masyarakat setempat.

Sementara itu, Wahyu Etika P dan Syahril Fuadi turut membantu pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di Rempang bersama mitra LAZ BATAM dari Singapura, MD Akbar. Pada kegiatan tersebut dilakukan penyembelihan lima ekor sapi dan 100 ekor kambing yang dagingnya didistribusikan kepada masyarakat Rempang dan Galang.

Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan para mahasiswa dalam seluruh rangkaian kegiatan qurban tahun ini.

“Kami sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan kehadiran enam mahasiswa HESy STAI Ibnu Sina yang terlibat langsung dalam Program Sebar Hewan Qurban hingga ke wilayah 3T. Kehadiran mereka membuat pelaksanaan program berjalan lebih lancar dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa di lapangan tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga menjadi sarana pendidikan sosial, kemanusiaan, dan dakwah yang sangat berharga.

“Melalui kegiatan ini, para mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat kepulauan, masyarakat marginal, serta komunitas muallaf yang menjadi bagian penting dari sasaran dakwah dan pemberdayaan umat. Pengalaman seperti ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi akademik sekaligus kepedulian sosial mereka sebagai calon sarjana ekonomi syariah,” tutupnya.

Program Sebar Hewan Qurban LAZ BATAM KEPRI tahun 2026 tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat di wilayah perkotaan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat di pulau-pulau terluar, komunitas Suku Laut, serta wilayah 3T dapat merasakan nikmat dan keberkahan Iduladha secara merata. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi dapat berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat dan dakwah kemanusiaan.