Batam – Mahasiswa Praktikum STAI Ibnu Sina Batam melaksanakan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an bagi para muallaf binaan LAZ BATAM di Rumah Belajar Muallaf (RBM) LAZ BATAM pada Rabu (15/7/2026).

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Suprizal, Syahril, Wahyu Etika, Putri, Rachel, dan Asyima. Mereka memberikan pendampingan kepada para peserta melalui materi tentang pemahaman Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an bersama, serta memperbaiki tajwid dan makharijul huruf agar bacaan para muallaf semakin baik dan benar.

Rumah Belajar Muallaf (RBM) LAZ BATAM merupakan salah satu program pendayagunaan zakat yang secara berkelanjutan membina para muallaf agar semakin mantap dalam memahami ajaran Islam, khususnya dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa STAI Ibnu Sina Batam merupakan bagian dari program Praktikum yang dilaksanakan di LAZ BATAM selama tiga bulan. Selama masa praktikum, para mahasiswa tidak hanya mempelajari tata kelola lembaga zakat, tetapi juga diterjunkan secara langsung ke berbagai program pendayagunaan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan LAZ BATAM.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada para mahasiswa tentang bagaimana dana zakat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel hingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik. Salah satu kelompok penerima manfaat yang dibina LAZ BATAM adalah para muallaf, yang termasuk dalam delapan golongan (asnaf) penerima zakat sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60,” ujar Syarifuddin.

Sementara itu, Suprizal selaku Koordinator Mahasiswa Praktikum STAI Ibnu Sina Batam mengaku memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama mengikuti kegiatan di LAZ BATAM.

“Kami dapat melihat secara langsung bagaimana dana zakat dikelola oleh amil zakat dan diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Salah satunya adalah pembinaan para muallaf melalui Rumah Belajar Muallaf. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada kami bahwa zakat memiliki dampak yang sangat besar bagi kesejahteraan mustahik apabila dikelola secara amanah dan profesional oleh amil zakat seperti LAZ BATAM,” ungkapnya.

Salah seorang peserta binaan Rumah Belajar Muallaf, Erlina, mengaku sangat bersyukur dan senang atas kehadiran para mahasiswa STAI Ibnu Sina Batam yang turut mendampingi proses pembelajaran Al-Qur’an.

“Kami sangat senang karena bisa belajar Al-Qur’an secara bersama-sama. Setiap peserta membaca Al-Qur’an, kemudian langsung disimak dan diperbaiki bacaan serta tajwidnya oleh para mahasiswa. Kami juga merasa beruntung karena di antara mereka ada yang merupakan hafizh Al-Qur’an dan guru Al-Qur’an, sehingga kami dapat belajar dengan lebih baik dan lebih percaya diri,” tutur Erlina.

Kegiatan pembelajaran berlangsung dengan penuh semangat dan keakraban. Pendekatan belajar secara berkelompok membuat para peserta lebih aktif untuk membaca Al-Qur’an, saling menyemangati, dan tidak ragu memperbaiki bacaan mereka.

Melalui kegiatan praktikum ini diharapkan mahasiswa STAI Ibnu Sina Batam tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengelolaan zakat serta dampaknya terhadap pemberdayaan umat. Di sisi lain, para muallaf mendapatkan pendampingan keagamaan yang berkesinambungan sebagai bagian dari komitmen LAZ BATAM dalam membina para penerima manfaat zakat.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara STAI Ibnu Sina Batam dan LAZ BATAM dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.