KARIMUN — LAZ BATAM KEPRI menyalurkan bantuan modal usaha kepada 10 pelaku usaha mikro dari wilayah kerja KUA Kecamatan Meral. Penyerahan bantuan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Rabu, 23 September 2026.

Program Penguatan Ekonomi Umat melalui KUA merupakan kolaborasi Kementerian Agama RI dan LAZ BATAM KEPRI. Pelaksanaannya di Karimun memperkuat sinergi dengan jajaran Kementerian Agama, mulai dari tingkat pusat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kemenag Kabupaten Karimun, hingga KUA Kecamatan Meral yang mendampingi para penerima manfaat di wilayahnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun Drs. K.H. Riadul Afkar, M.Si.; Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karimun yang juga Ketua BWI Kabupaten Karimun, Muliadi, M.A.P.; Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Karimun, Nurhaida, S.Ag.; serta sejumlah kepala seksi di lingkungan Kemenag Kabupaten Karimun.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Karimun, Ketua MUI Kabupaten Karimun, pimpinan BRK Syariah, Kepala KUA Kecamatan Meral Mukhlis, S.Ag., Ketua Pengurus Masjid Agung Kabupaten Karimun, pengurus BWI Kabupaten Karimun, serta perwakilan NU, Muhammadiyah, dan BKPRMI Kabupaten Karimun.

Ketua LAZ BATAM KEPRI, Syarifuddin, menyampaikan bahwa bantuan modal usaha tersebut bersumber dari dana zakat yang diamanahkan para muzaki melalui LAZ BATAM. Bantuan kepada 10 penerima manfaat diberikan secara bertahap dalam bentuk peralatan atau bahan baku sesuai kebutuhan usaha masing-masing. Untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan tersebut, tim LAZ BATAM KEPRI melakukan pembelanjaan secara langsung bersama para penerima manfaat.

Para penerima manfaat juga akan memperoleh pendampingan selama tiga tahun dari LAZ BATAM KEPRI bersama penyuluh di KUA Kecamatan Meral.

Syarifuddin mengapresiasi petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program yang disusun Kementerian Agama RI. Menurutnya, panduan yang jelas dan pendampingan berkelanjutan akan membantu penerima manfaat memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan serta menguatkan usaha yang telah mereka jalankan.

“Semoga bantuan modal usaha dan pendampingan ini membantu para pelaku usaha mikro mengembangkan usahanya sehingga secara bertahap dapat mandiri,” ujar Syarifuddin.

Ia menambahkan, kehadiran LAZ BATAM KEPRI di Kabupaten Karimun juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk menguatkan gerakan zakat. LAZ BATAM KEPRI ingin membangun sinergi dengan instansi dan organisasi kemasyarakatan Islam di Karimun, dengan bimbingan dan arahan Kemenag Kabupaten Karimun.

“Kami ingin menjadi bagian dari gerakan zakat bersama instansi dan ormas Islam di Kabupaten Karimun. Dengan bekerja bersama, insyaallah manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun, Drs. K.H. Riadul Afkar, M.Si., menyampaikan terima kasih kepada LAZ BATAM KEPRI karena telah memilih KUA Kecamatan Meral sebagai lokasi pelaksanaan Program PEU di Kabupaten Karimun.

Ia berharap kehadiran LAZ BATAM KEPRI dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk berzakat. Menurutnya, pengelolaan zakat di Karimun perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak mustahik yang terbantu dan merasakan dampaknya bagi kesejahteraan mereka.

Melalui penyaluran bantuan dan pendampingan selama tiga tahun, LAZ BATAM KEPRI bersama Kemenag Kabupaten Karimun dan KUA Kecamatan Meral berharap para penerima manfaat dapat semakin kuat dalam mengelola usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarganya.