NAGEKEO, NTT — Air mata haru menetes dari salah seorang warga penyintas gempa di Kampung Boatiba, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, saat tim LAZ BATAM hadir membawa bantuan sembako. Kehadiran bantuan tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri ketika persediaan bahan makanan sebagian warga mulai menipis, bahkan ada yang telah habis.

Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada 50 kepala keluarga pada 16 Oktober 2026, bertempat di halaman rumah salah seorang warga yang menjadi koordinator pembagian bantuan.

Penyaluran ini memprioritaskan keluarga penyintas gempa yang berdasarkan pendataan setempat belum menerima bantuan dari lembaga sosial lainnya.

Dua bulan pascagempa 15 Agustus 2026, sebagian masyarakat masih kesulitan kembali beraktivitas normal. Trauma akibat guncangan gempa serta kondisi kehidupan yang belum pulih membuat sejumlah warga belum dapat bekerja seperti sebelumnya.

Salah seorang perwakilan warga Boatiba tak kuasa menahan haru saat menyampaikan rasa terima kasih kepada tim LAZ BATAM. Menurutnya, sebagian lembaga sosial telah menyelesaikan kegiatan bantuannya, sementara kebutuhan masyarakat masih terus berlangsung.

Kehadiran LAZ BATAM di tengah menipisnya persediaan makanan menjadi penguat semangat bagi keluarga yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

Amanah Donatur Batam dan Yayasan Adz Dzikra Bekasi

Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, yang hadir langsung dalam penyaluran tersebut, mengajak masyarakat tetap sabar dan tidak kehilangan harapan.

“Musibah gempa ini merupakan ujian dari Allah SWT. Kita harus sabar dan menyikapinya sebagai qadarullah. Namun, kita juga harus bangkit melalui ikhtiar dan doa. Semoga segala sesuatu yang hilang akibat musibah ini Allah gantikan dengan nikmat yang lebih baik dan penuh keberkahan,” ujarnya.

Syarifuddin menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah para donatur LAZ BATAM yang berasal dari berbagai masjid, sekolah, komunitas, donatur perorangan, serta dukungan Yayasan Adz Dzikra Villa Galaxy Bekasi Selatan.

“Kami hadir untuk menyampaikan amanah para donatur yang peduli terhadap saudara-saudara kita di Nagekeo. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Ustaz Askari, Ketua Takmir Masjid Agung Baiturrohman Kabupaten Nagekeo, sekaligus tokoh masyarakat setempat.

Bagi warga Boatiba, bantuan sembako ini bukan sekadar bahan makanan, melainkan bukti bahwa kepedulian masih hadir ketika mereka belum sepenuhnya bangkit dari bencana.

Melalui sinergi para donatur dari Batam, Kepulauan Riau, dan Yayasan Adz Dzikra Bekasi, LAZ BATAM terus berupaya menyalurkan amanah kemanusiaan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.