Bintan, 29 Juli 2026 – Komitmen LAZ Batam Kepri dalam memperluas manfaat zakat hingga ke pelosok Kepulauan Riau kembali diwujudkan melalui kunjungan ke masyarakat Suku Laut di Kampung Panglong, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan dakwah yang lebih dekat sekaligus memperkuat pembinaan bagi masyarakat mualaf di wilayah pesisir.
Tim LAZ Batam Kepri yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Kepala Bidang Program Pendayagunaan LAZ Batam, Rusmin, bersama staf LAZ Batam, Yanshanti. Turut mendampingi, Kepala KUA Teluk Sebong, Ustaz Zainal, serta penyuluh agama Hamdani, yang selama ini aktif melakukan pembinaan kepada masyarakat setempat.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, LAZ Batam Kepri bersama KUA Teluk Sebong menyerahkan puluhan mushaf Al-Qur’an kepada warga Suku Laut. Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan pangan berupa daging olahan rendang sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Kepala KUA Teluk Sebong, Ustaz Zainal, menyampaikan apresiasi atas kepedulian LAZ Batam Kepri yang telah hadir langsung di tengah masyarakat Suku Laut.
“Kami sangat mengapresiasi kedatangan tim LAZ Batam Kepri ke Kampung Panglong. Bantuan Al-Qur’an dan rendang ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap ke depan LAZ Batam Kepri dapat menghadirkan program-program yang lebih berkelanjutan, seperti penempatan da’i untuk membina masyarakat di wilayah ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua LAZ Batam Kepri, Syarifuddin, menyampaikan bahwa sebagai Lembaga Amil Zakat yang kini memiliki cakupan layanan tingkat Provinsi Kepulauan Riau, LAZ Batam Kepri terus memperluas jangkauan program hingga ke berbagai kabupaten dan kota di Kepri, termasuk Kabupaten Bintan.
Menurutnya, salah satu program strategis yang akan dikembangkan adalah penguatan akidah bagi masyarakat Suku Laut yang telah memeluk agama Islam. Program tersebut akan dijalankan melalui sinergi bersama Kementerian Agama, khususnya KUA Teluk Sebong beserta para penyuluh agama yang selama ini mendampingi masyarakat.
Masyarakat Suku Laut merupakan salah satu komunitas adat yang memiliki sejarah panjang sebagai pelaut ulung di perairan Kepulauan Riau. Dahulu mereka hidup berpindah-pindah di atas perahu, menggantungkan kehidupan sepenuhnya kepada hasil laut. Kini sebagian besar telah menetap di daratan, termasuk di Kampung Panglong, namun kehidupan mereka masih sangat bergantung pada hasil tangkapan ikan, mencari kerang, serta pekerjaan serabutan yang dipengaruhi kondisi cuaca dan musim.
Kondisi ekonomi yang masih terbatas membuat sebagian masyarakat Suku Laut memerlukan dukungan berkelanjutan, tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan pembinaan keagamaan. Karena itu, kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat menjadi sangat penting agar mereka dapat menikmati kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup.
Kehadiran LAZ Batam Kepri di Kampung Panglong diharapkan menjadi awal dari sinergi yang semakin kuat dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat pesisir, khususnya dalam memperkuat keislaman para mualaf sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
Usai melaksanakan kegiatan di Kampung Panglong, tim LAZ Batam Kepri melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Seri Kuala Lobam untuk melakukan asesmen terhadap calon penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LAZ Batam Kepri dalam mengembangkan program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.
Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, LAZ Batam Kepri terus berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kepulauan Riau. Semoga semakin banyak pihak yang ikut mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini, sehingga semakin banyak pula saudara-saudara kita yang merasakan manfaat zakat untuk kehidupan yang lebih baik.


