BATAM — LAZ BATAM menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Merah Putih, Kelurahan Ngenang, Sabtu (22/8/2026). Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Mempererat Ukhuwah dalam Kebersamaan”, kegiatan ini menghadirkan penceramah K.H. Muhlisin Dawam Abdillah dari Solo yang turut didampingi personel Banser NU Kota Batam.

Acara tersebut dihadiri Lurah Ngenang, Babinpotmar TNI Angkatan Laut, perwakilan PT Batam Raya Sukses Perkasa, serta Ketua LAZ BATAM Syarifuddin beserta rombongan. Penampilan grup sholawat Al Barokah Kota Batam turut memeriahkan peringatan tersebut.

Kampung Merah Putih merupakan kawasan relokasi warga terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN). Kawasan ini dihuni sekitar 150 kepala keluarga yang berasal dari Pulau Air Mas, Pulau Selat Desa, dan Pulau Tanjung Sauh.

Sebelum direlokasi, masyarakat Pulau Selat Desa dan Pulau Air Mas telah menjadi warga binaan LAZ BATAM melalui program penempatan dai. Ketika warga berpindah ke Kampung Merah Putih, LAZ BATAM turut memindahkan penugasan dainya agar pendampingan keagamaan tetap berlanjut. Ustadz Adhlon kini bertugas mendampingi masyarakat di kawasan tersebut.

Meneladani Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari

Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW sekaligus mendorong pengamalan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiyahnya, K.H. Muhlisin Dawam Abdillah mengajak jemaah untuk meneladani kehidupan Rasulullah dalam berbagai aspek, terutama menjaga kerukunan dan kebersamaan di kampung yang kini menjadi tempat tinggal mereka. Ia juga mengingatkan jemaah untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Pesan tersebut sejalan dengan tema peringatan Maulid yang menekankan keteladanan akhlak Rasulullah serta penguatan ukhuwah di tengah masyarakat dari tiga pulau yang kini tinggal dalam satu kawasan.

Dai Menjadi Pendamping Rohani dan Tempat Berbagi Persoalan

Kehadiran dai di Kampung Merah Putih merupakan bagian dari program penguatan akidah dan dakwah LAZ BATAM. Pendampingan ini menjangkau masyarakat yang mayoritas berasal dari komunitas Suku Laut, termasuk warga mualaf yang membutuhkan bimbingan dalam menjalankan ajaran Islam.

Nadi, salah seorang warga yang hadir, menyampaikan bahwa manfaat kehadiran Ustadz Adhlon sangat dirasakan masyarakat. Selain memberikan pendampingan rohani, Ustadz Adhlon juga menjadi tempat berkonsultasi dan berbagi persoalan, mulai dari masalah sosial, ekonomi, hingga pendidikan.

Melalui dai tersebut, berbagai persoalan warga disampaikan kepada LAZ BATAM sebagai lembaga yang menjalankan pembinaan masyarakat. Peran ini menjadikan dai sebagai penghubung antara kebutuhan warga dan pendampingan lembaga.

Dalam pelaksanaan programnya, LAZ BATAM menempatkan pengabdian Ustadz Adhlon sebagai bagian dari perjuangan dakwah fisabilillah, salah satu golongan penerima manfaat atau asnaf dalam pengelolaan dana zakat.

Melalui kegiatan ini, LAZ BATAM KEPRI turut mengajak masyarakat untuk mendukung keberlanjutan gerakan dakwah dan sosial melalui penunaian zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan pendampingan bagi masyarakat binaan, termasuk warga Kampung Merah Putih.